HUMBANG.WAHANANEWS.CO, Doloksanggul - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn) Prof Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar untuk meninjau secara langsung program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) tahun anggaran 2026 di Desa Nagasaribu IV Kecamatan Lintongnihuta, Kamis (27/3/ 2026).
Pada kesempatan itu,Mendagri menyampaikan apresiasi kepada Bupati Humbahas Dr Oloan Paniaran Nababan SH.MH, atas langkah gerak cepat dan responsifnya dalam menangani dampak pasca bencana alam dan tanah longsor di Humbahas.
Baca Juga:
Bupati Humbahas Tinjau KDMP di Doloksanggul Memastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Rencana.
Langkah Bupati Humbahas bersama Forkopimda termasuk berbagai elemen masyarakat yang sangat tepat dan cepat.
Penanganan yang dilakukan pemerintah daerah, ini menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi masyarakat serta memastikan pemulihan berjalan dengan baik. Seluruhnya dilakukan secara terkoordinasi.
“Saya kagum dan hormat atas kepemimpinan pak Bupati Humbahas, yang sigap, turun langsung ke lapangan serta mampu menggerakkan seluruh perangkat daerah dalam percepatan pemulihan pasca bencana. Betul kompak semua, terimakasih pak Bupati Humbahas dan Forkopimda” tegas Mendagri Tito Karnavian yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di wilayah Sumatera.
Kehadiran Kedua Menteri dan rombongan serta Kombes Pol Suwitno disambut Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan bersama Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho, Kajari Humbahas Donald TJ Situmorang, Pabung 0210/TU Mayor MR Manurung, Kasdim 0210/TU Mayor Arh AS Butarbutar, Komandan Batalyon Infanteri TP 955/HS Mayor Inf Samuel Lingga Hasudungan Simbolon, di Nagasaribu IV Kecamatan Lintongnihuta.
Baca Juga:
Bupati Humbahas Apresiasi Kinerja dan Kehadiran ASN
Maruarar Sirait menjelaskan BSPS salah satu program bantuan Presiden RI Prabowo Subianto kepada masyarakat, yang menyentuh kebutuhan dasar, membantu masyarakat berpenghasilan rendah, memperbaiki atau membangun rumah secara swadaya.
Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, juga mendukung kesehatan dan kesejahteraan keluarga. “Kita ucapkan terimakasih kepada Presiden kita, Prabowo Subianto. Dengan adanya program ini, rumah-rumah tidak layak huni diperbaiki menjadi tempat tinggal yang sehat dan layak. Sehingga masyarakat dapat hidup lebih nyaman dan produktif” ucap Maruarar Sirait.
Menteri PKP itu juga sangat mengharapkan partisipasi pemerintah daerah dan lembaga vertikal di Humbahas, supaya sama-sama mengawasi setiap proses pembangunan BSPS. Sehingga program yang pro rakyat itu sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam kunjungan itu, Mendagri dan Menteri PKP bersama Bupati Humbahas tidak hanya melihat dari luar saja, tapi juga masuk langsung ke dalam rumah warga yang akan dibangun. Berbicara langsung dengan pemilik rumah.
Hal itu dilakukan untuk memastikan secara nyata kondisi bangunan rumah, mulai dari struktur atap, hingga kelayakan hunian masyarakat. Salah satu rumah warga yang ditinjau merupakan milik Lisnawati Sinaga, dan layak menerima manfaat. Tidak jauh dari lokasi, rombongan juga melihat hasil program BSPS tahun 2025.
Dr Anggoro dari Kementerian PKP menjelaskan untuk tahun 2026, alokasi BSPS untuk wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan sebanyak 457 unit. Secara nasional 19.668 unit untuk seluruh wilayah Sumut. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya hanya 1.982 unit, sangat cukup meningkat di tahun 2026 ini.
Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan mengucapkan terimakasih kepada Presiden RI, Mendagri dan Menteri PKP, yang telah banyak memberikan perhatian ke wilayah Humbang Hasundutan. Bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagi warga. “Kami juga sangat mengharapkan bantuan untuk tahun-tahun berikutnya, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat” pinta Bupati Humbahas.
[Redaktur: Tohap Simare mare]