TAPUT.WAHANANEWS.CO, Siborongborong – Tiang Bendera Merah Putih yang berada di sekolah dasar Negeri 17327t Hariara, Desa Siborongborong II, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara mencerminkan minimnya perhatian pihak sekolah, sangat berbeda dengan tiang bendera pada umumnya yang rata rata di ketinggian empet bahkan lima meter, namun ketinggian tiang bendera yang berada di SDN 173275 Hariar hanya setinggi dua meter, Kamis (05/02/2026).
Usut punya usut ternyata tiang bendera ini kropos, patah sepertinya pihak sekolah tidak berniat memperbaiki, lantaran sudah satu bulan lebih belum ada tanda-tan niat memperbaiki tiang bendera tersebut, padahal tiang bendera yang roboh sudah berhari hari, mirisnya lagi setiap kali melangsungkan upacara di hari Senin tidak melakukan penaikan bendera seperti pada umumnya, hal ini di terpantau WAHANANEWS.CO dalam waktu Januari 2026.
Baca Juga:
Perkuat Sinergi dan Arah Pembangunan, Bupati Taput Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Visioner
Sangat di sayangkan di Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara masih ada oknum Kepala Sekolah yang di duga menganggap sepele tentang Sangsaka Merah Putih yang seharusnya tetap di kibarkan pada saat upacara dan momen-momen tertentu sebagai bentuk menghargai para pejuang yang telah bersusah payah memerdekakan NKRI dari para penjajah, jika memang untuk memperbaiki tiang bendera yang sudah kropos masih mengandalkan orang lain sampai berhari hari, bahkan berminggu-minggu, padahal di sengaja atau tidak akan mengurangi nilai patriotisme anak-anak didik tentang betapa pentingnya Sang saka merah putih agar tetap berkibar dan terjaga kehormatannya.
WAHANA NEWS TAPANULI UTARA menghubungi kepala sekolah SDN 173275 Hariara, Tyio Lambok Simanjuntak lewat telepon genggamnya, guna mempertanyakan bagaimana tiang bendesa sekola tersebut tidak layak digpergunakan lagi, namun sampai berita ini diturunkan tidak memberikan jawaban, memilih mendiamkan.
Baca Juga:
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Finalkan Data BNBA Kerusakan Rumah Terdampak Bencana Hidrometereologi 2025
[Editor: Eben Ezer S]