WAHANANEWS.CO, Siborongborong - Kejuaraan Tingkat Nasional 2026 Cabang olahraga kejuaraan pacuan kuda tingkat nasional dalam ajang perebutan Piala Ketua Pordasi Pusat dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara, secara resmi dibuka oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen (Purn) Marciano Norman. Kuda yang dipertandingkan sebanyak 70 ekor yang didatangkan dari berbagai daerah pecinta olah raga pacuan kuda. Seremoni dibuka di Lapangan Pacuan Kuda Desa Silaitlait, Kecamatan Siborongborong, Kabupayen Tapanuli Utara, Sabtu (23/05/2025).
Acara pembukaan diawali dengan parade defile yang menampilkan para atlet, joki, official, dan manajer dari berbagai daerah di Indonesia. Parade ini dihibur meriah oleh kuda-kuda yang berkelas bergengsi yang didatangkan dari beberapa daerah pecinta kuda di Indonesia untuk berlaga di gelanggang pacuan kuda kebanggaan masyarakat Tapanuli Utara.
Baca Juga:
Berlaga di Sirprov PBSI Sumut, Ryoji Sarumaha Siswa SD Asal Gunungsitoli Rebut Medali Perunggu
Pembukaan cabang olahraga pacuan kuda ini disertai oleh Ketuua Umum Koni RI, Gubernur Sumatera Utara, Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Ketua Umum Pordasi Triwatty Marciano, serta unsur Forkopimda Tapanuli Utara. Para atlet, ofisial, hingga wasit cabang olahraga pacuan kuda juga mengikuti jalannya upacara.
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr Deni P Lumbantoruan, menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran para kontingen seluruh Indonesia. Ia menegaskan bahwa semangat olahraga mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang.
“Selamat datang kepada seluruh atlet, ofisial, dan penonton yang hadir dari berbagai penjuru tanah air. Kami sangat bangga dan terhormat menerima kehadiran Anda semua di sini. Kehadiran Anda merupakan bukti nyata semangat olahraga yang menyatukan kita semua,” ucap Deni.
Baca Juga:
Piala Bupati Toba 2026 Menyambut HUT Toba Ke-27, Ajang Lahirkan Bibit Atlet Renang Nasional
Ia berharap kompetisi pacuan kuda dapat berlangsung sukses dan lancar, serta menciptakan kenangan indah yang akan dikenang dalam sejarah Kejuaraan Pacuan Kuda Tingkat Nasional PON.
“Kepada seluruh masyarakat, mari kita ciptakan atmosfer positif dan dukung setiap pertandingan dengan semangat yang tinggi. Jadikan acara ini sebagai ajang merayakan semangat olahraga yang mempersatukan kita semua,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Letjen (Purn) Marciano Norman yang di wakili Ketua Pordasi Sumatera Utara, Firdaus Tarigan, dalam perayaannya menyampaikan penghargaan kepada masyarakat Tapanuli Utara yang menyambut hangat para kontingen. Ia juga memuji lapangan pacu kuda Tapanuli Utar di Desa Silaitlait, Kecapatan Siborongborong sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati/Wakil Bupati Tapanuli Utara dan seluruh masyarakat yang telah menerima kontingen dengan baik dan hangat. Lapangan pacu kuda kebanggaan Tapanuli Utara merupakan yang terbaik di Indonesia,” ujar Firdaus.
Ia juga menekankan pentingnya semangat fair play dan sportivitas selama pertandingan. Marciano berharap para atlet dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka demi mengharumkan nama daerah maupun Indonesia.
"Olahraga mempersatukan kita semua. Untuk para atlet, ofisial, dan manajer, selamat bertanding, jaga sportivitas, dan berikan yang terbaik, tidak hanya untuk daerah Anda, tapi juga untuk Indonesia," tutup Marciano.
Kompetisi kejuaraan pacuan kuda tingkat nasional ini akan berlangsung selama dua hari dengan berbagai kategori dan kelas yang dipertandingkan. Para joki dan kuda terbaik dari seluruh Indonesia akan bersaing memperebutkan piala Ketua Umum Pordasi Indonesia.
[Redaktur: Tohap Simaremare]