Baca Juga:
Ephorus HKBP Menggelar Acara Bakti Sosial & Dialog Nasional, "Merawat Bumi Solidaritas"
TARUTUNG.WAHANANEWS.CO, Lhokseumawe - Wphorus HKBP, Dr Viktor Tinambunan, "Sebelum ibadah peringatan Kenaikan Tuhan Yesus di HKBP Lhokseumawe, kami mengunjungi 85 rumah yang hangus dilalap api dalam musibah kebakaran pada 5 Mei yang lalu". Di tengah puing dan duka, hati kami tersentuh melihat 40 KK warga jemaat HKBP yang hingga kini masih bertahan dan ditampung di basement gereja. Lhokseumawe, Aceh, Kamis (14/05/2026).
Untuk tindak lanjut pembangunan membutuhkan percakapan dan kerjasama dengan para korban, pemerintah dan kita semua. Sekadar meringankan beban kami menyerahkan bantuan dari Kantor Pusat 40jt, Distrik Binjai Langkat 30jt dan Resort Langsa 10jt.
Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa gereja bukan hanya tempat beribadah, melainkan rumah kasih yang saling menopang di saat paling sulit. Karena itu, uluran tangan dan solidaritas dari kita semua, bersama Pemerintah Daerah, sungguh sangat dibutuhkan agar saudara-saudara kita dapat kembali menata kehidupan dengan harapan yang baru. Kiranya kasih Tuhan menggerakkan hati banyak orang untuk hadir menjadi penguat bagi mereka yang sedang bergumul.
Baca Juga:
Ephorus HKBP Bersama 2007 Pendeta Menunjukkan Sikap Tulus Tutup PT TPL
Dalam Kisah Para Rasul 1:11, kata “meninggalkan” muncul dalam kalimat: “Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu…”
Kata Yunani yang dipakai adalah: analēmphtheis.
Kata ini berasal dari akar: analambanō, yang berarti: mengangkat, membawa naik, menerima ke atas, diangkat masuk ke dalam kemuliaan.
Jadi sebenarnya, teks Yunani tidak terutama menekankan bahwa Yesus “meninggalkan” murid-murid dalam arti pergi dan memutus hubungan. Fokusnya justru pada tindakan Allah yang “mengangkat” atau “menyatakan kemuliaanNya". Tuhan tetap menyertai.
Karena itu, secara teologis, kenaikan Yesus bukan terutama kisah tentang ketidakhadiran, melainkan tentang pemuliaan dan pemerintahan-Nya. Ia tidak “pergi meninggalkan” murid-murid dan kita semua sebagai yatim piatu, tetapi masuk ke dalam kemuliaan Bapa tetapi tetap menjangkau kita di mana pun kita berada.