Secara khusus, dengan hormat kami menyebut Bapak Luhut Binsar Pandjaitan, Bapak Maruarar Sirait, Dr Effendi Muara Sakti Simbolon, Dr Nurdin Tampubolon, dan para tokoh lainnya yang dengan sikap jelas dan tegas menyatakan bahwa PT TPL harus ditutup.
Sekitar satu jam sebelum konferensi pers pengumuman pencabutan izin perusahaan perusak lingkungan kemarin, secara berurutan dan tanpa direncanakan, Bapak Luhut Binsar Pandjaitan dan Bapak Maruarar Sirait menghubungi saya lewat telpon, memberi isyarat implisit bahwa keputusan tersebut akan segera diumumkan.
Baca Juga:
Kolaborasi Pemerintah, Gereja dan Warga Dorong Pengembangan Pulau Sibandang
Pada akhirnya, perkenankan saya mengajak kita semua untuk mengarahkan hati kepada Allah, yang di dalam penyelenggaraan-Nya memakai bapak dan Ibu yang saya sebutkan di atas (saya hanya ikut dalam barisan mereka)--dan masih banyak lagi yang tidak dapat disebut satu per satu—sebagai perpanjangan tangan-Nya bagi kebaikan Indonesia, secara khusus bagi alam ciptaan dan warga Tapanuli Raya. Kiranya segala hormat dan kemuliaan kembali kepada Dia, sumber kehidupan dan pengharapan kita.
Tugas kita bersama sudah menanti: pemulihan. Perkenankan saya mengajak supaya kita semua kompak. Pinta Ephorus HKBP Dr Viktor Tinambunan.
[Redaktur: Tohap Simaremare]