Penerapan Manajemen Talenta ASN di Humbang Hasundutan akan dilakukan secara bertahap dan terencana.
HUMBANG.WAHANANEWS.[CO / Edison Ompusunggu]
Ket.photo.
-Benyamin Nababan, S.H. S.Pd.M.M.bersama tim,saat ekspos di BKN Pusat Jakarta.
-Benyamin Nababan, S.H. S.Pd.M.M.bersama tim,photo bersama dengan petinggi BKN Pusat di jakarta.
HUMBANG.WAHANANEWS.CO, Doloksanggul - Dr Oloan Paniaran Nababan Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) diwakili Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Benyamin Nababan, bersama tim, memaparkan kebijakan, arah pengembangan, serta progres penerapan Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.
Hal itu disampaikan pada saat gelar ekspose penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat di Jakarta, Kamis 29/1/2026
Baca Juga:
Irwasda Polda Sumut Hadiri Launching SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Humbahas
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem merit serta meningkatkan kualitas pengelolaan ASN sebagai penopang utama pembangunan daerah.
Benyamin dalam pemaparannya, menjelaskan bahwa penerapan Manajemen Talenta ASN dilakukan secara bertahap dan terencana, mulai dari pemetaan kompetensi dan potensi ASN, penilaian kinerja yang objektif dan akuntabel, pembentukan talent pool, hingga pengembangan karier ASN berbasis kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.
Benyamin Nababan bersama tim photo bersama dengan petinggi BKN di Jakarta (29/01)
Baca Juga:
Satu Unit Rumah Warga Desa Sihar Julu Lintongnihuta Ludes Dilalap Sijago Merah
Kebijakan tersebut diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan kinerja perangkat daerah, serta optimalisasi pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah.
Penempatan ASN yang sesuai dengan kompetensi dan talenta diyakini akan melahirkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui ekspose ini, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berharap sinergi dengan BKN Pusat semakin kuat, khususnya dalam pendampingan dan penguatan kebijakan Manajemen Talenta ASN. Dengan pengelolaan talenta yang sistematis dan berkelanjutan.
Pemkab Humbahas optimistis mampu membangun birokrasi profesional yang menjadi pilar utama pembangunan daerah yang berdaya saing.
Ekspose ini merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama antara Bupati Humbang Hasundutan dan Kepala BKN Pusat, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., yang ditandatangani pada 29 Oktober 2025. Komitmen tersebut disaksikan oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem merit dan Manajemen ASN di daerah.
Forum ini menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan BKN Pusat untuk memastikan penerapan Manajemen Talenta ASN berjalan selaras dengan kebijakan nasional.
Hadir saat ekspose Penerapan Manajemen Talenta tersebut sejumlah pejabat tinggi BKN Pusat, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pembinaan Manajemen ASN, Dr Herman, Deputi Bidang Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN, Jumiati, Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian Manajemen ASN, Dr Hardianawati, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN, Dr Samsul Hidayat, juga Kepala Kanreg VI BKN Medan, Dr Janry HUP Simanungkalit, serta para pejabat fungsional BKN Pusat.
Jajaran pimpinan BKN Pusat menyampaikan apresiasi atas komitmen dan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam menerapkan Manajemen Talenta ASN. BKN Pusat mendorong agar kebijakan ini terus dilaksanakan secara konsisten, terintegrasi dengan sistem kepegawaian nasional, serta diperkuat melalui pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi Manajemen ASN.
Melalui ekspose ini, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berharap sinergi dengan BKN Pusat semakin kuat, khususnya dalam pendampingan dan penguatan kebijakan Manajemen Talenta ASN. Dengan pengelolaan talenta yang sistematis dan berkelanjutan, Pemkab Humbang Hasundutan optimistis mampu membangun birokrasi profesional yang menjadi pilar utama pembangunan daerah yang berdaya saing.
[Redaktur: Tohap Simaremare]