TAPUT.WAHANANEWS.CO, Tarutung - Upaya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam mempercepat pemulihan daerah pascabencana alam terus membuahkan hasil nyata. Melalui sinergi erat bersama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pasca Bencana Alam Wilayah Sumatera Utara, berbagai infrastruktur vital, hunian warga, hingga pemulihan ekonomi masyarakat kini menunjukkan progres yang sangat signifikan.
Kepastian tersebut mengemuka saat Bupati Tapanuli Utara Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, mendampingi Koordinator Wilayah Sumut Satgas PRR, Brigjen TNI Fadjar Tjahyono, meninjau sejumlah lokasi prioritas sekaligus menggelar Rapat Koordinasi Pemulihan Pasca Bencana di Aula Martua Kantor Bupati Taput, Kamis (30/7/2026).
Adapun peninjauan lapangan mencakup lokasi rekonstruksi di SD Negeri Lobu Pining, pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Dolok Nauli, pemanfaatan Jembatan Sitakka di Desa Aek Siansimun, hingga kawasan revitalisasi persawahan di Desa Sipahutar.
Huntap Rampung, Fasilitas Dasar dan Ekonomi Berjalan Normal. Dalam keterangannya, Bupati Taput Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan bahwa Pemerintah Daerah bergerak cepat memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi tanpa kendala. Di sektor pemukiman, Pemkab Taput telah merampungkan 103 unit Huntap Komunal dan 37 unit Huntap Mandiri yang tersebar di berbagai desa.
"Fasilitas kesehatan dan kegiatan belajar mengajar anak-anak sekolah kini sudah berjalan normal. Aksesibilitas jalan dan konektivitas jaringan telepon serta listrik yang sempat terputus, saat ini sudah kembali terkoneksi sepenuhnya," ujar Bupati Jonius Taripar.
Di sektor perekonomian warga yang mendasarkan hidup pada pertanian, Pemkab Taput sukses menyelesaikan rehabilitasi lahan sawah seluas kurang lebih 800 hektare. Kehadiran bantuan sarana produksi seperti traktor, pompa air, hingga alat pengolah sampah turut mempercepat pemulihan produktivitas petani lokal. Selain itu, akses transportasi warga kembali normal menyusul rampungnya perbaikan Jembatan Sitakka hasil kolaborasi bersama TNI, yang kini sudah dapat dilalui masyarakat secara fungsional.
Satgas PRR Apresiasi Kerja Cepat Pemkab Taput. Progres cepat yang ditunjukkan Pemkab Taput mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Koordinator Wilayah Sumut Satgas PRR, Brigjen TNI Fadjar Tjahyono. Menurutnya, kerja keras jajaran Pemkab Taput dalam mengembalikan fungsi pelayanan publik dan infrastruktur sangat terstruktur dan berorientasi pada kepentingan warga.
Brigjen TNI Fadjar Tjahyono menjelaskan bahwa kedatangan tim Satgas bertujuan memverifikasi data dan memastikan percepatan perubahan status indikator pemulihan dari kategori proses (kuning) menuju normal sepenuhnya (hijau).
"Kami melihat secara langsung di lapangan bahwa pemulihan berjalan sangat baik. Pemerintah Pusat melalui berbagai kementerian/lembaga telah mengalokasikan anggaran, baik berupa Transfer ke Daerah (TKD) maupun Anggaran Belanja Tambahan (ABT) hingga puluhan miliar rupiah untuk Tapanuli Utara. Kami siap mengawal dan memastikan seluruh bantuan pusat mendarat tepat sasaran di Taput," tegas Brigjen TNI Fadjar Tjahyono.
Melalui kolaborasi harmonis antara Pemkab Taput, Satgas PRR, TNI/Polri, serta dukungan penuh Pemerintah Pusat, Kabupaten Tapanuli Utara kini terbukti semakin tangguh dan siap melangkah maju menuju pemulihan ekonomi dan kemasyarakatan yang utuh.
Baca Juga:
Promosikan Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Dekranasda Tapanuli Utara Dorong Ekonomi Kreatif Daerah ke Kancah Nasional
[Rdaktur: Tohap Simaremare]