TAPUT.WAHANANEWS.CO, Siborongborong - Ketua Pordasi Tapanuli Utara (Taput) Pongat Simanjuntak angkat bicara, "Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) mendorong event pacuan kuda dan wisata berkuda Taput akan dapat dijadikan andalan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Melalui penyelenggaraan kejuaraan berkuda yang rutin, kegiatan ini diperkirakan akan mampu menggerakkan sektor pariwisata, meningkatkan okupansi hotel, serta memberdayakan UMKM lokal di daerah Tapanuli Utara, khusunya Siborongborong. Potensi Ekonomi dan Pariwisata Berkuda Daya Tarik Wisata.
Baca Juga:
Wisata Pulau Sibandang, Bupati Taput Ajak Warga Jaga Budaya dan Kelestarian Lingkungan
Event pacuan kuda tradisional maupun nasional mendatangkan ribuan penonton dan wisatawan dari luar daerah. Pajak dan Retribusi, Peningkatan kunjungan mendongkrak sektor perhotelan, kuliner, serta tiket masuk area wisata olahraga.
Pemberdayaan UMKM, Pelaku usaha kecil dan lokal mendapat panggung untuk memasarkan produk selama acara berlangsung. Untuk melihat bagaimana kemeriahan serta antusiasme masyarakat pada ajang pacuan kuda daerah Siborngborong yang sukses menarik wisatawan.
Sebelumnya. APBN, revitalisasi lapangan pacuan kuda Siborong-borong nantinya akan bertaraf nasional. Kepala Bidang Pemuda Olahraga Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Eva Siahaan membenarkan rencana revitalisasi itu.
Baca Juga:
Pemkab Tapanuli Utara Hadirkan Beragam Kegiatan, Kuda Pacu, Motor Croos dari Berbagai Provinsi di Indonesia Untuk Rakyat, Rayakan HUT ke-81 RI 2026
" Pakai anggaran APBN di kementerian PU dan sinyalnya tahun ini dibangun dengan kegiatan revitalisasi mulai dari fasilitas tribun, lintasan pacu, dan istal (kandang kuda),"ujarnya kepada wartawan, Selasa, (10/03/2026) saat itu. Eva memaparkan pembenahan fasilitas tribun akan ditingkatkan selain Istal namun yang paling vital panjang lintasan pacu diperpanjang.
"Panjang lintasan sebelumnya 1.100 meter, diperpanjang menjadi 1.200 meter sehingga masuk kategori standar nasional,"ucapnya.
"Revitalisasi akan dilakukan oleh pihak Kementerian," ungkapnya.
Dia menyebutkan, lapangan pacuan kuda Siborongborong merupakan satu-satunya lapangan pacu yang ada di Sumatera Utara.
Revitalisasi pacuan kuda seluas 82.800 meter persegi atau sekitar 8,2 hektar ini sangat baik guna mendukung event-event yang sering dilaksanakan.