TAPUT.WAHANANEWS.CO, Pagaran - Proyek pembangunan dan pegaspalan jalan Lumban Pasaribu Desa Banualuhu, Kecamatan Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara berbiaya Rp 274,590,000 sumber dana APBD Taput tahun 2026, proyek jalan tersebut menuju pemakaman umum.
Proyek pengaspalan di kerjakan CV Dinamika Jaya Amerta dengan volume proyek lapen panjang 540 meter dan lebar 2,5 meter masa pekerjaannya telah selesai. Salah seorang warga dusun Lumban Pasaribu bermarga Lumbantoruan, Rabu (12/8/2026) kepada tim Media ini megatakan kami sangat bangga atas pembangunan jalan ini, dimana selama ini, jalan menuju desa kami, sangat kami butuhkan, tapi ada kendala proyek jalan tersebut dibangun menuju pemakaman umum pada hal masih ada jalan yang masih rusak menuju Lumban Pasaribu.
Baca Juga:
Inovasi EKO Ulos Pemkab Taput: Ubah Limbah Pertanian Jadi Wastra Berkelanjutan dan Tingkatkan Ekonomi Penenun
"Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Taput atas proyek pembangunan jalan ini, tapi ada sedikit kurang tepat sasarannya, proyek tersebut dibuat menuju pemakaman umum pada hal masih ada jalan jalan rusak yang butuh untuk disisip, ujar Lumbantoruan.
Kadis PUPR Taput, Dalan Simanjuntak saat dihubungi lewat telepon genggamnys, terkait Rencana Anggaran Belanja (RAB) proyek pegaspalan jalan lumban Pasaribu di Kecamatan Pagaran. Kenapa pembangunan jalan di Lumban pasaribu menuju pemakaman umum, Dalan menjelaskan tunggu saya cek dulu RAB nya ya.
Pengaspalan lapen (Lapis Penetrasi Makadam) di desa adalah metode perkerasan jalan menggunakan susunan batu pecah ukuran tertentu yang diikat dengan aspal cair yang disemprotkan di atasnya, lapis demi lapis, dan dipadatkan untuk menghubungkan antar wilayah pedesaan dengan biaya yang relatif ekonomis.
Baca Juga:
27 Sekolah Pulih, 25 Lagi Diperjuangkan Bupati Taput "Jemput Bola" ke Jakarta Demi Anak-anak Taput
Pengaspalan lapis penetrasi makadam (lapen) menuju area pemakaman umumnya merupakan bagian dari Program Pembangunan dan Peningkatan Infrastruktur Perdesaan yang didanai melalui Dana Desa (DD) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
[Editor: Eben Ezer S]