TAPUT.WAHANANEWS.CO, Siborongborong - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Salah satu sekolah yang merasakan manfaat program tersebut adalah SMK Swasta Darma Bakti Siborongborong, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara.
Sebagai satu-satunya sekolah menengah kejuruan di Siborongborong sejak berdiri pada 1963, SMK Swasta Darma Bakti selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan rehablitasi infrastruktur. Berbagai fasilitas sekolah mengalami kerusakan, mulai dari ruang kelas, laboratorium, toilet, hingga instalasi listrik diperbaiki.
Baca Juga:
JTP-DENS Solusinya Medengar, Merasakan, Membangun, Hingga Desa Terluar
Kepala SMK Swasta Darma Bakti Siborongborong, Sarmawati Simanjuntak mengatakan sekolahnya akhirnya memperoleh bantuan revitalisasi sejak berdirinya SMK Swasta Darma Bakti beroperasi. “Puji syukur setelah 63 tahun berdiri, sekolah kami akhirnya mendapat bantuan revitalisasi dengan dana dari Rp 1 M. Kemudian, dana itu diperuntukkan untuk rehabilitasi delapan ruang kelas, ujar Sarmawati dalam keterangan yang diterima Wahana News.Co, Kamis, 06 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, revitalisasi tidak hanya memperbaiki kondisi bangunan sekolah, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung kegiatan pembelajaran, termasuk praktik siswa.
Menurut Sarmawati, perubahan fasilitas tersebut turut meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah sehingga jumlah peserta didik baru terus bertambah dalam ke tahun depannya.
Baca Juga:
Pembangunan Jembatan di Desa Pohan Jae Siborongborong Menelan Dana APBD Taput Sebesar 1.50 M, Dikerjakan Pihak Polda Sumut
“Hebatnya hasil revitalisasi ini adalah selain mengubah fisik sekolah kami, juga mengubah stigma para orang tua menjadi lebih percaya menyekolahkan anaknya di sini. Dalam dua tahun terakhir kami mendapatkan jumlah murid yang masuk lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya”, paparnya.
Manfaat revitalisasi juga dirasakan para orang tua murid. Maria Nababan mengaku kini lebih yakin menyekolahkan anaknya di SMK Swasta Darma Bakti Siborongborong karena fasilitas belajar yang semakin memadai.
“Sekarang fasilitas ruang kelas, toilet, dan beberapa lainnya sudah jauh lebih baik. Kami sebagai orang tua tentunya percaya bahwa sekolah bisa menjadi tempat yang bisa mengantarkan putra putri kami meraih masa depannya”, ungkap Maria.