Hal senada disampaikan Alfia Situmorang, siswi kelas XI jurusan Akuntansi. Ia merasa lebih nyaman belajar setelah sekolahnya memiliki berbagai fasilitas baru nantinya. “Senang sekali sekarang kedepan ada fasilitas baru di sekolah kami. Kami merasa senang di sekolah. Terima kasih, Pak Presiden dan Pak Menteri,” kata Alfia.
Pemerhati pendidikan Alpa Simanjuntak mengatakan revitalisasi sekolah di wilayah terluar merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Pemerintah pusat untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak Indonesia, termasuk di daerah 3T.
Baca Juga:
JTP-DENS Solusinya Medengar, Merasakan, Membangun, Hingga Desa Terluar
Menurut Alpa, program tersebut menjadi wujud pelaksanaan visi pendidikan bermutu untuk semua melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak serta dukungan fasilitas pembelajaran digital.
“Semoga seluruh bantuan yang diberikan baik berupa pembangunan sarana prasarana dan peralatan digital menjadi bagian dari komitmen Pemerintah pusat dan wujud nyata upaya membangun generasi Indonesia yang hebat, unggul, cerdas, dan berkarakter", ujar Alpa.
Ketua Yayasan SMK Darma Bakti, Roy Peter Hamonangan mengucamkan rasa terimakasih buat Pemerintah pusat, telah memperhatikan SMA/SMK Swasta ikut mendapatkan revitalisasi bagi SMA/SMK Swasta di Indonesia, guna menopang pertumbuhan pendidikan lebih maju kedepan.
Baca Juga:
Pembangunan Jembatan di Desa Pohan Jae Siborongborong Menelan Dana APBD Taput Sebesar 1.50 M, Dikerjakan Pihak Polda Sumut
Saya sebagai ketua pemilik Yayasan Darma Bakti Siborongborong, selain revitalisasi dari pemerintah, kami pihak Yayasan telah merenofasi ruang laboratorium, kamar mandi, ruang tamu, toilet, bahkan intlasi listrik ke seluruh fasilitas saranaprasarana, ujarnya. Roy juga ingin melakukan penajaman kwalitas tenaga pendidikan. SMKSW Darma Bakti hadir di Siborongborong sejak tahun 1063 tidak pernah membebankan biaya pembangunan dari orang tua siswa.
Roy Peter menambahkan, SMK SW Darmabakti berdiri tahun 1963 yang digagasi ompung kami Walter Manalu, sekolah kejuruan pertama di Tapanuli Utara, ucapnya.
[Editor: Eben Ezer S]