TAPUT.WAHANANEWS.CO, Adiankoting - Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Drs Tito Karnavian, bersama Bupati Taput Jonius Taripar Hutabarat meninjau progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) untuk masyarakat korban bencana hidrometeorologi Kecamatan Adiankoting, Desa Dolok Nauli, Kamis (26/03-2026).
Dalam kunjungan menteri PKP sangat menyesalkan dimana pembangunan Hunian tetap dengan 103 unit tidak sesuai dengan progres sehingga Maruarar Sirait menjadi marah marah di lokasi karena pembangunan tidak selesai tepat waktu.
Baca Juga:
Kapolres Taput Bersama Forkopimda Kunjungi Pos Pelayanan Perayaan Idul Fitri 1447 H Tahun 2026
"Kita sangat kesal, dimana pembanggunan hunian tetap hanya janji janji untuk selesai tapi kenyataan progres pembanggunan tidak tepat waktu sehingga kita sangat kesal". Ujar Maruarar Sirait
Sementara Kabid perumahan Pemkab Taput,Afrinton Siregar, Jumat (27/3/2026) kepada WAHANANEWS.CI terkait terkendalanya progres pembanggunan 103 hunian tetap. Afrinton menjelaskan, terkendalanya Pembangunan hunian tetap karena cuaca dan juga medan menuju lokasi sangat parah, ujarnya
"Terkendalanya pembangunan hunian tetap karena kondisi cuaca hujan dan medan jalan sangat rusak". Ujar Afrinton
Baca Juga:
Dituduh Berselingkuh IS Dianiaya Oknum Kepala Desa Berujung Terelapor, Polsek Siborongborong Lakukakan Penyidikan
Saat ditanya sumberdana pembangunan hunian tetap. Afrinton menjelaskan dari salah satu yayasan dan yayasan itulah yang menunjuk siapa pendor untuk melaksanakan pembangunan.
Afrinton menambahkan, kita dalam pembangunan hanya sebagai membantu pengawas dari yayasan yang menangani pembangunan 103 rumah hunian tetap.
Menteri PKP dan Mendagri juga berbincang secara langsung dengan masyarakat terkait bantuan bantuan. Ada beberapa masyarakat yang masih belum menerima bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) karena kurang padannya surat kependudukan dan sudah diajukan Bupati Taput untuk verifikasi dan segera realisasi.
[Editor: Eben Ezer S]