Realisasi Penggunaan Dana BOS di SMPN 2 Siborongborong Tahun 2025 Patut Dipertanyakan
TAPUT.WAHANANEWS.CO, Siborongborong - Berdasarkan data dari Kemendikdasmen pada tahun 2025 SMPN 4 Siborongborong mendapatkan Dana Bos sebesar 669 x1.100.000,00. Dan didalamnya termasuk didalamnya anggaran untuk pembayaran honorer selama satu tahun. Sesuai Permendikdasmen No. 8 Tahun 2025, pembiayaan honor dari dana BOSP 2025 diatur maksimal 20% untuk sekolah negeri dan 40% untuk sekolah swasta dari total pagu. Komponen ini berlaku untuk guru dan tenaga kependidikan non-ASN, yang didasarkan pada perbaikan tata kelola agar lebih berfokus pada kualitas pembelajaran
Baca Juga:
Wakil Bupati Tapanuli Utara Tinjau Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Pasar Tarutung
Menurut salah seorang pemerhati kebijakan publik Jefri Sianipar, dirinya merasa heran sekolah ada anggaran honor yang sebesar itu karena selain bertentangan dengan aturan, pada tahun 2025 guru honorer itu ada yang diangkat jadi PPPK dan PPPK Paruh waktu, selain itu melihat tabel jumlah guru honorer di SMPN 4 Siborongborong juga kalau dilihat secara hitungan matematika akan lebih besar jumlah anggaran, oleh karena itu dirinya meminta pihak Inspektorat dan Dinas Pendidikan Taput untuk segera menyikapi permasalahan ini karena bila anggaran ini memang benar tidak sesuai maka diduga akan terjadi penggunaan anggaran yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, selain itu dirinya juga mempertanyakan tugas dan pungsi Dinas Pendidikan dalam hal ini bidang SMP dalam pengawasan dan pembinaan dana BOS di semua SMP yang ada di kabupaten Taput,”Saya berharap pihak Inspektorat dan Disdik Taput untuk segera menyikapi permasalahan dana BOS di SMPN 2 Siborongborong, supaya kebenarannya cepat diketahui oleh publik”. Katanya.
Sementara itu ketika berita ini diturunkan belum ada keterangan atau pernyataan apapun dari pihak SMPN 4 Siborongborong karena ketika ditemui di sekolah Kepala Sekolah Yuni Simamora sedang mengatur persiapan saranaprasarana menjelang ujian minggu depan, ujarnya lewat telepon genggamnya.
[Editor: Eben Ezer S]