TAPUT.WAHANANEWS.CO, Siborongborong - Nats ini menceritakan penglihatan Nabi Hesekiel tentang lembah yang penuh dengan tulang-tulang kering. Pesan utama yang disampaikan meliputi:
Pemulihan dari Keterpurukan: Tulang-tulang kering melambangkan kondisi umat Tuhan (Israel) yang kehilangan harapan dan merasa "mati" secara rohani maupun nasional.
Kuasa Firman dan Roh Kudus: Atas perintah Allah, Hesekiel bernubuat sehingga tulang-tulang tersebut bersatu kembali dan diberi nafas kehidupan (hosa hangoluan). Ini menunjukkan bahwa hanya Allah yang berkuasa menghidupkan kembali apa yang telah mati.
Baca Juga:
Dituduh Berselingkuh IS Dianiaya Oknum Kepala Desa Berujung Terelapor, Polsek Siborongborong Lakukakan Penyidikan
Pengharapan di Minggu Judika: Sebagai persiapan menuju Paskah, jemaat diajak untuk percaya bahwa Allah sanggup memulihkan keadaan sesulit apa pun dan memberikan semangat baru melalui Roh-Nya.
Khotbah yang lebih mendalam untuk nats Hesekiel ini, (37:11) Akan tetapi, Allah berjanji untuk membangkitkan Israel dari kubur mereka (37:12-14). Ada empat janji di sini yang semuanya dibungkus menjadi satu:
Aku akan membuka kubur-kuburmu dan membangkitkanmu dari kubur-kuburmu (37:12). Aku akan membawamu ke negeri Israel (37:12, 14). Kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN (37:13, 14).
Aku akan menaruh Roh-Ku ke dalammu (37:14). Janji Tuhan dalam Yehezkiel 37 terutama adalah untuk membawa Israel keluar dari pembuangan dan kembali ke Tanah Perjanjian. Kebangkitan tulang-belulang yang telah mati menjadi hidup kembali adalah metafora dan pada kenyataannya, janji ini digenapi.
Baca Juga:
Pimpinan Sidang Sinode Bersama Gereja Punguan Kristen Batak Protestan 2025 Resmi Dibuka
Namun, ada lebih banyak hal yang terjadi dalam Yehezkiel 37. Penglihatan ini lebih dari sekedar kembali ke negeri itu, karena ada komponen rohani dalam "kehidupan" yang Tuhan bicarakan. Hal ini terlihat dari janji Allah untuk menaruh Roh-Nya di dalam diri umat-Nya: "Aku akan menaruh Roh-Ku ke dalammu, dan kamu akan hidup" (37:14). Di sini ada hubungan dengan pasal sebelumnya:
"Aku akan memberimu sebuah hati yang baru, dan roh yang baru akan Aku taruh di dalammu; dan Aku akan membuang hati yang keras dari tubuhmu dan memberimu hati yang lembut. Aku akan menaruh Roh-Ku ke dalammu, dan membuatmu berjalan dalam ketetapan-ketetapan-Ku, dan kamu akan taat untuk melakukan peraturan-peraturan-Ku" (36:26-27).
Dalam pasal sebelumnya, Allah berjanji untuk memberikan Roh-Nya untuk membuat Israel taat kepada hukum-Nya. Israel membutuhkan hati yang baru (regenerasi), dan hal ini terjadi melalui berdiamnya Roh Kudus. Kemudian dalam Yehezkiel 37, Allah kembali menyebutkan tentang berdiamnya Roh Kudus, kali ini dalam konteks kembalinya Israel ke negeri itu. Roh yang membuat Israel taat kepada hukum Allah adalah Roh yang sama yang akan membawa Israel kembali ke Tanah Perjanjian.