"Sebab, aku tahu bahwa Penebusku hidup, dan bahwa pada akhirnya, Dia akan berdiri di atas bumi. Bahkan, walau sampai kulitku dihancurkan, dalam dagingku, aku akan melihat Allah, yang akan aku lihat sendiri, dengan mataku sendiri, bukan yang lain. Betapa hatiku merindu dalam diriku." (Ayub 19:25-27)
"Banyak dari antara orang-orang yang tidur di dalam debu tanah akan bangun, beberapa untuk memperoleh hidup yang kekal, dan sebagian untuk mendapat cela dan penghinaan yang kekal. Orang-orang yang bijaksana akan bersinar seperti cahaya cakrawala. Merekalah yang menuntun banyak orang kepada kebenaran, seperti bintang-bintang untuk selama-lamanya." (Daniel 12:2-3)
Baca Juga:
Dituduh Berselingkuh IS Dianiaya Oknum Kepala Desa Berujung Terelapor, Polsek Siborongborong Lakukakan Penyidikan
Sebagian besar referensi tentang kebangkitan tubuh dalam Perjanjian Lama hanyalah kiasan. Semua itu tidak eksplisit seperti ajaran Perjanjian Baru tentang kebangkitan. Beberapa ahli Alkitab liberal mungkin menyangkal bahwa beberapa atau semua ayat-ayat Perjanjian Lama ini menubuatkan kebangkitan tubuh di masa depan.
Kesimpulan, "Semua ini untuk mengatakan bahwa singgungan Yehezkiel 37 tentang kebangkitan tubuh konsisten dengan ayat-ayat lain dalam Perjanjian Lama dan kegagalan mereka untuk membuat konsep tersebut menjadi eksplisit. Ayat-ayat ini menubuatkan kebangkitan tubuh di masa depan, tetapi biasanya tidak secara langsung menyatakannya.
Kebangkitan tubuh di masa depan yang dijanjikan dalam Alkitab adalah kebangkitan ketika umat Allah menerima tubuh yang dimuliakan dan tidak akan pernah mati (1 Korintus 15:42-49). Inilah yang diterima Yesus pada saat kebangkitan-Nya (Matius 28:1-10), dan inilah yang akan diterima oleh para pengikut-Nya pada saat kedatangan-Nya kembali (1 Korintus 15:22-23). Roh yang memberikan hati yang baru kepada umat Allah (Yehezkiel 36:26-27) dan mengembalikan Israel ke negerinya (Yehezkiel 37:14) adalah Roh yang sama, yang akan membangkitkan umat Allah pada akhir zaman (Roma 8:11). Kebangkitan tubuh adalah pengharapan yang mulia dalam kehidupan Kristen, dan pengharapan ini terselip dengan indahnya di seluruh Perjanjian Lama.
Baca Juga:
Pimpinan Sidang Sinode Bersama Gereja Punguan Kristen Batak Protestan 2025 Resmi Dibuka
[Editor: Eben Ezer S]