TAPUT.WAHANANEWS.CO, Siborongborong – Masyarakat Desa Pohantonga apresiasi hasil revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan yang merupakan bagian dari program revitalisasi satuan pendidikan dari pemerintah pusat, di Desa Pohantonga, SDN 173311 Siborongborong, Rabu (11/02/2026).
Hal ini menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sesuai dengan standar bangunan terbaru.
Baca Juga:
Polres Taput Lakukan Evakuasi Mobil Truk yang Jatuh Kejurang di Hitetano Jalan Sipahutar
Dalam kesempatan tersebut, pemerhati pendidikan Muktar Sianipar mengatakan rasa syukur atas rampungnya pelaksanaan revitalisasi yang berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat serta seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung terlaksananya program tersebut.
“Puji Tuhan, hari ini kita apresiasi hasil revitalisasi dari program pemerintah pusat. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan berbagai pihak terkait, sehingga fasilitas pendidikan di SDN 173311 Siborongborong dapat terbangun dan selesai tepat waktu dengan kondisi yang sangat baik serta sesuai standar bangunan terbaru,” katanya.
Muktar Sianipar mantan ketua komite SDN 173311 berpesan kepada seluruh warga sekolah, mulai dari jajaran guru, komite sekolah, hingga peserta didik, agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Baca Juga:
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Gelar Tabur Bunga Pada Warga Korban Banjir Bandang dan Longsor
“Saya berpesan kepada jajaran guru, komite sekolah, serta siswa-siswi agar fasilitas yang telah dibangun, termasuk ruang kelas dan sanitase, dapat digunakan sebaik-baiknya, dirawat, dan dijaga agar dapat terus berfungsi secara optimal dalam mendukung proses pembelajaran,” pesannya.
Sebelumnya, ia menyoroti adanya sejumlah ruang kelas lama yang kondisinya dinilai memprihatinkan. Ia menyebutkan bahwa terdapat laporan mengenai kebocoran, masuknya air ke ruang kelas, serta kondisi struktur bangunan yang perlu mendapatkan perhatian serius demi keselamatan warga sekolah.
“Terdapat usulan terkait beberapa ruang kelas yang kondisinya cukup memprihatinkan, mulai dari kebocoran hingga struktur bangunan yang berpotensi membahayakan. Namun hal itu terjawab, pemerintah pusat melontarkan anggaran revitalisasi, pembangunan sudah terlaksana dengan baik sehingga dapat digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala SDN 173311 Siborongborong, Rusmini Sihombing menyampaikan, bahwa pelaksanaan revitalisasi di sekolahnya pada tahun 2026 berjalan dengan lancar berkat kolaborasi yang baik antara pihak sekolah, komite, orang tua siswa, serta masyarakat sekitar.
“Puji Tuhan, revitalisasi SDN 173311 Siborongborong pada tahun 2026 ini berjalan dengan lancar. Kami berkolaborasi dengan komite, orang tua, dan masyarakat sekitar yang memiliki kompetensi di bidang teknis, sehingga pelaksanaannya tidak hanya meningkatkan fasilitas sekolah, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa revitalisasi tersebut mencakup pembangunan ruang guru, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta Sanitase Program ini bersumber dari pemerintah pusat melalui program revitalisasi satuan pendidikan yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo, dengan total anggaran sekitar Rp 700 juta.
Lebih lanjut, ia berharap hadirnya fasilitas yang lebih representatif dapat meningkatkan semangat belajar siswa dan kinerja para guru, sekaligus memperkuat suasana belajar yang kondusif.
“Harapannya, semangat anak-anak dan para guru dalam menghadirkan pembelajaran yang terbaik semakin menguat. Kami juga berharap iklim sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan dapat terus terbangun di SDN 173311 Siborongborong” pungkasnya.
[Editor: Eben Ezer S]