TAPUT.WAHANANEWS.CO, Tarutunng - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) secara resmi menyalurkan Bantuan Isi Hunian dan Bantuan Penguatan Ekonomi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025.
Acara penyerahan bantuan secara simbolis ini dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, bertempat di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Sabtu (28/3/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Taput menekankan pentingnya kejujuran data dalam proses penyaluran bantuan. Ia menjelaskan bahwa verifikasi faktual terus dilakukan untuk memastikan bantuan jatuh ke tangan yang benar-benar berhak.
Baca Juga:
Pemkab Taput Gelar Uji Kompetensi JPT Pratama di Medan, Pastikan Pengisian Jabatan Objektif
"Kami berharap masyarakat terdampak harus jujur dalam memberikan data agar tidak terjadi kekisruhan di lapangan. Seperti halnya Hunian tetap yang dibangun sekarang, awalnya terdata 103 KK, namun setelah verifikasi dan keinginan warga menyatakan mundur secara mandiri, data menjadi 70 KK. Hal seperti ini sangat berdampak tidak baik. Kejujuran ini sangat kami hargai demi keadilan bagi seluruh warga," ujar Bupati Jonius.
Bupati dan Wakil Bupati Taput JTP-DENS (memakai baju putih) Kapolres AKBP Ernis Sitinjak, photo bersama penerima manfaat bantuan dari Kemensos RI
Bupati JTP berpesan agar bantuan ini tidak digunakan untuk kebutuhan konsumtif, melainkan sebagai modal bangkit pascabencana. "Gunakan dana ini sebaik-baiknya untuk memulihkan kondisi rumah dan memulai kembali usaha ekonomi yang sempat terpuruk," tambahnya.
Plt Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Tapanuli Utara, Bontor Hutasoit dalam laporan tertulis menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.
"Total bantuan yang dikucurkan mencapai Rp2.912.000.000 (Dua miliar sembilan ratus dua belas juta rupiah) yang dialokasikan untuk 364 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 11 kecamatan. Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan total bantuan sebesar Rp 8.000.000, dengan rincian Rp 3.000.000 untuk pengisian perabotan hunian dan Rp5.000.000 untuk stimulan penguatan ekonomi", jelas Plt. Kepala Dinas Sosial PPPA.
Berdasarkan data hasil pemutakhiran, bantuan ini menjangkau warga di 11 kecamatan terdampak, dengan rincian sebagai berikut:
Kecamatan Adiankoting: 203 KK
Kecamatan Tarutung: 60 KK
Kecamatan Pahae Jae: 23 KK
Kecamatan Purbatua: 20 KK
Kecamatan Sipoholon: 19 KK
Kecamatan Parmonangan: 18 KK
Kecamatan Siatas Barita: 7 KK
Kecamatan Pahae Julu: 6 KK
Kecamatan Sipahutar: 5 KK
Kecamatan Pangaribuan: 2 KK
Kecamatan Simangumban: 1 KK
Untuk penerima di wilayah Kecamatan Adiankoting dan Tarutung, penyerahan dilakukan pada hari ini. Sementara untuk 9 kecamatan lainnya, penyaluran akan dilaksanakan di Kantor Pos masing-masing kecamatan pada Senin, 30 Maret 2026.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Tapanuli Utara, para pimpinan perangkat daerah, Executive Manager PT Pos Indonesia Tarutung, serta para Camat dan Kepala Desa terkait.
Baca Juga:
Pasca Temuan 4 Kg Sabu, Bandara Silangit Perketat Pengamanan
[Redaktur: Tohap Simaremare]