TAPUT.WAHANANEWS.CO, Tarutung - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmen kuat dalam percepatan pemulihan pasca bencana bagi masyarakat terdampak.
Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Penandatanganan Kerja Sama Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) antara Yayasan Buddha Tzu Chi dan tiga perusahaan pelaksana pembangunan, yang disaksikan langsung oleh Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, Dr Deni Lumbantoruan, serta Henry Maraden Masista Sitompul, bertempat di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Selasa (6/1/2026).
Baca Juga:
Pemkab Tapanuli Utara Hadiri Syukuran Awal Tahun 2026 di Kantor Busat HKBP Pearaja
Kerja sama ini menjadi landasan resmi pelaksanaan pembangunan sebanyak 103 unit hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Utara.
Program tersebut diharapkan mampu memberikan solusi hunian yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam.
Usai kegiatan penandatanganan, Bupati Tapanuli Utara bersama jajaran langsung bergerak ke Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting. Di lokasi tersebut, Bupati berdialog langsung dengan masyarakat terdampak untuk mendengarkan aspirasi warga sekaligus memberikan penjelasan menyeluruh terkait mekanisme bantuan dan skema pembangunan hunian pasca bencana.
Baca Juga:
Dr JTP Hutabarat Berikan Bimbingan dan Arahan Pada Apel Gabungan Awal Tahun 2026
Dalam sambutannya, Bupati JTP Hutabarat menegaskan bahwa relokasi hunian tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan kajian dan rekomendasi teknis yang ketat.
“Relokasi hunian hanya dilakukan apabila lokasi benar-benar terancam, rumah sudah longsor, atau berdasarkan rekomendasi ahli geologi yang menyatakan lokasi tersebut tidak layak untuk dibangun kembali. Pemerintah tidak ingin membangun rumah secara sia-sia,” tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kehati-hatian dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran pembangunan. Menurutnya, seluruh dana yang digunakan merupakan dana negara yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan tepat sasaran.