“Dana yang digunakan adalah dana pemerintah, sehingga seluruh proses harus berdasarkan kajian teknis, sesuai aturan, dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa tidak semua masyarakat terdampak harus direlokasi. Bagi warga yang memiliki lahan sendiri dan telah dinyatakan aman oleh ahli geologi, pembangunan rumah dapat dilakukan secara mandiri dengan skema bantuan sesuai tingkat kerusakan, yakni:
Baca Juga:
Bupati Taput Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung dan Serahkan Bantuan
Rp15 juta untuk rumah rusak ringan,
Rp30 juta untuk rumah rusak sedang, dan
Rp60 juta untuk rumah rusak berat.
Sementara itu, bagi masyarakat yang direlokasi, pemerintah akan menyediakan hunian senilai Rp75 juta yang telah dilengkapi dengan lahan serta sertifikat kepemilikan.
Tidak hanya itu, pemerintah juga akan melengkapi hunian tersebut dengan peralatan dapur dasar seperti piring, cangkir, sendok, kompor, kuali, dan perlengkapan lainnya. Sarana pendukung di kawasan hunian juga akan dibangun, meliputi akses air bersih, listrik, serta jalan lingkungan.
Baca Juga:
Tarutung Diguyur Hujan Deras Disertai Puting Beliung Sejumlah Rumah Rusak Berat
Dalam kesempatan tersebut, Bupati berpesan agar seluruh data penerima bantuan benar-benar melalui proses verifikasi yang ketat dan sesuai ketentuan yang berlaku, guna menghindari kesalahan data serta memastikan keadilan bagi seluruh masyarakat terdampak.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat penerima hunian tetap. Ia berharap pelaksanaan pembangunan huntap dapat berjalan lancar, didukung oleh kondisi cuaca yang baik, sehingga hunian dapat segera diselesaikan dan dihuni oleh masyarakat.
Perwakilan masyarakat terdampak turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Yayasan Buddha Tzu Chi, serta Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Ia juga menyampaikan doa agar Tuhan membalas segala kebaikan dan kerja keras pemerintah serta seluruh pihak yang telah hadir membantu masyarakat dalam masa pemulihan pasca bencana.