TAPUT.WAHANANEWS.CO, Siborongborong - Kalangan petani di Siborongborong mendesak pihak Bupati Taput respon dan menaruh kepedulian terkait belum jelasnya penyaluran pupuk Phonska, Urea bersubsidi.
Pasalnya, kendati telah memasuki penghujung Aprril 2026, namun nasib pupuk, Phonska, Urea bersubsidi dan pupuk bersubsidi lainnya yang sangat dibutuhkan petani belum jelas.
Beberapa petani yang ditemui WAHANANEWS.CO mengaku miris dan kebingungan melihat belum jelasnya penyaluran pupuk bersubsidi di Siborongborong, padahal pupuk tersebut sangat dibutuhkan petani menyusul mulai masuknya musim tanam padi dan tanaman pertanian lainnya.
Baca Juga:
Ketua komite SD Negeri 177928 Purbasinomba Bantah Penyelewengan Dana BOS
Namun sayangnya, harapan petani tersebut akhirnya kandas di tengah jalan, akibat belum jelasnya penyaluran pupuk dari distributor maupun dari kios pengecer pupuk di berbagai kecamatan.
Informasi yang dihimpun WAHANANEWS.CO Stok Pupuk dii Taput dipastikan tersedia sesuai ketentuan. Pupuk subsidi, energi petani hidupkan sawah, lahirkan swasembada Pupuk Subsidi tidak merata.
Pio Rajagukguk, "Berulangkali kami menanyakan pada PPL dan pihak kios pengecer, kapan pupuk bersubsidi disalurkan pada petani, namun mereka berjanji dan janji terus menerus namun setiap anggota kelompok tani ingin mengambil jatah yang ditentukan tetap tidak tersedia di kios," ujar salah seorang petani padi di Siborongborong II.
Informasi diterima WAHANANEWS.CO dari berbagai sumber menyebutkan, pupuk Phonska dan Urea bersubsidi dan pupuk bersubsidi lainnya, telah lama masuk ke gudang pupuk Lini III milik Pupuk Indonesia.
Namun RDKK terbaru tahun 2026 sampai ahir April 2026 anggota kelompok tani belum dapat menerima, Gudang Lini III distributor yang ada di Siborongborong belum bisa menebus pupuk bersubsidi. Akibatnya, pupuk masih menumpuk di gudang yang jadi lokasi penyaluran pupuk bersubsidi bagi seluruh petani di Siborongborong.
Agar masalah penyaluran pupuk Phonska dan Urea bersubsidi dan pupuk bersubsidi lainnya segera tersalur dan tak membuat petani mengeluh berkepanjangan, Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr Deni P Lumbantoruan mengatakan, akan segera turun tangan, membantu mempercepat penebusan pupuk di gudang Lini III milik Pupuk Indonesia.
Baca Juga:
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Optimalisasi Panataan dan Penanganan Kota Tarutung
.Lebih lanjut disampaikan sumber WAHANANEWS.CO, Plt Kepala Dinas Pertanian Viktor Siagian maupun pihak terkait lainnya, agar pupuk tersebut segera tersalur dan segera digunakan petani. Pihak Distributor dan Kios tidak ada alasan untuk menundanunda penyaluran pepuk bersubsidi sampai ke anggota kelompok tani sesuai RDKK.
[Editor: Eben Ezer S]