TAPUT.WAHANANEWS.CO, Siborongborong - Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tapanuli Utara dari Bandara Silangit Siborongborong dari sewa tanah seluas 124 hektare pegakuan mantan Kepala BKAD, Kijo Sinaga berbeda dengan pengakuan kepala BKAD yang baru, Josua Hutabarat.
Sementara mantan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kijo Sinaga kepada Media, Jumat (17/7/2026) terkait sewa tanah Bandara Silangit Siborongborong dari Pemkab Taput. Kijo menjelaskan selama saya menjabat kepala BKAD pihak Bandara Silangit memberikan Rp 102 juta/tahun untuk sewa tanah.
Baca Juga:
SMPN 1 Siborong-borong Undang Para OrangTua Siswa Baru, Dorong Program Sai Tapaias
"Ya selama saya menjabat kepala BKAD Taput yang kami terima hanya 102 juta PAD Bandara Silangit Untuk pemkab Taput untuk sewa tanah", jelas Kijo.
Sementara penjelasan Kepala BKAD yang baru, Josua Hutabarat mendapatkan bahwa PAD dari Bandara Silangit tahun 2025 sebesar Rp 643 juta dari sewa lahan tanah milik pemkab Taput seluas 124 hektare. Tahun 2025 PAD dari Bandara Silangit kami terima sebesar Rp 643 juta. Untuk rincian sumber PAD lebih jelas agar dihubungi Kabid Badan Pendapatan Daetah (Bapenda), ujar Josua.
Jonson Sianturi selaku pegamat ekonomi menanggapi hal penjelasan mantan Kepala BKAD Taput lama dan Kepala BKAD yang baru terkait PAD Bandara Silangit ada perbedaan angka yang sangat besar, dimana pegakuan mantan Kepala BKAD hanya 102 juta PAD/ tahun lain lagi pegakuan kepala BKAD yang baru bahwa PAD bandara Silangit tahun 2025 sebesar Rp 643 juta, kalau kita hitung mulai tahun 2014 sampai tahun 2024 ada perbedaan angka sebesar 542 juta di kali 10 tahun 5 milliard 420 juta rupiah.
Baca Juga:
Perbedaan Data PAD Bandara Silangit Disoal Warga, Pengamat Minta Aparat Telusuri
Menurut Sianturi suda seharusnya pihak penegak hukum untuk menyelidiki bagaimana kebenaran PAD bandara Silangit Selama ini agar terang semua. "Ya suda seharusnya pihak penegak hukum untuk melakukan penyelidikan megenai PAD bandara silangit, apabila diduga telah ada tindak pidana korupsi ini harus jelas semua". Ujar Jonson
Sementara mantan Bupati Taput menjabat Tahun 2014 sampai 2024, Nikson Nababan terkait jumlah PAD bandara Silangit kepada pemkab Taput, belum memberikan penjelaskan
Sebelumnya. Perbedaan informasi mengenai Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berasal dari Bandara Silangit patut dipertanyakan. Sejumlah pihak meminta pemerintah daerah memberikan penjelasan rinci terkait sumber penerimaan tersebut agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.